BACK

Kontroversi Drama VAR di Laga Ajax vs Real Madrid


Agen Bola – Kontroversi Drama VAR Leg Pertama Ajax vs Real Madrid. Ajax Amsterdam bermain dengan sangat apik tadi malam dengan melakukan sebanyak 51 serangan berbahaya dengan 19 kali percobaan mencetak gol. Sementara Real Madrid kesulitan untuk menyeimbangkan permainan dengan hanya tercatat membuat 24 serangan dan 13 percobaan gol.

Pada laga itu Ajax seharusnya bisa meraih kemenangan atas permainan yang jauh lebih dominan dibanding Madrid. Namun hingga peluit panjang berbunyi, Ajax harus menerima kekalahan tipis atas Madrid dengan skor 1 – 2.

kontroversi drama var di laga ajax vs real madrid

Kontroversi Drama VAR Leg Pertama Ajax vs Real Madrid

Di menit 37 Nicolas Tagliafico sempat membobol gawang Madrid. Namun gol tersebut dianulir oleh wasit Damir Skomina yang memimpin jalannya pertandingan tadi malam.

Gol Tagliafico menjadi perdebatan setelah Ajax harus menerima kekalahan di Amsterdam Arena, kandangnya sendiri.

Bermula dari tendangan sepak pojok Mathijs De Ligth, Thibaut Courtois gagal menangkap bola dan terbukalah kesempatan bagi Nicolas Tagliafico untuk menyundul bola. Saat itulah Tagliafico menyumbangkan satu gol untuk Ajax.

Namun ada gerakan yang dilakukan oleh pemain penyerang Ajax, Dusan Tadic. Tadic yang berada di dekat Courois dianggap berada didalam posisi offside sehingga membuat wasit memutuskan untuk melihat VAR.

Skomina akhirnya memutuskan untuk menganulir gol Tagliafico sesuai dengan video VAR yang dilihatnya. UEFA juga memiliki alasan sendiri mengenai gol tersebut dianggap tidak sah.

“Pada menit ke-38 di laga leg pertama Ajax vs Madrid. Gol sundulan Nicolas Tagliafico dianulir setelah dilihat dari VAR. Wasit mengidentifikasi rekan Tagliafico, Dusan Tadic, berada dalam posisi offside dan mengganggu kiper,” cuit UEFA di akun twitter resmi Liga Champions.

Meski tidak menyentuk bola, UEFA menilai Tadic menghalangi posisi Courtois dan berada di posisi offside sesuai dengan peraturan sepak bola.

Ajax menilai wasit Damir Skomina dinilai membuat keputusan yang menuai kontroversi. Pasalnya ini bukan kali pertama wasit berusia 42 tahun ini menjadi sorotan usai pertandingan.

Tahun 2012 Skomina pernah diserang oleh pelatih Arsenal, Arsene Wenger. Kala itu Wenger menilai Skomina sangat sering memberikan kesempatan tendangan bebas untuk AC Milan sehingga Arsenal kalah dengan skor 3-0.

Di tahun 2015 ajang Liga Champions, Skomina kembali mencuri perhatian pecinta sepakbola. Saat itu Skomina memimpin pertandingan Roma vs Liverpool. Namun ia mengabaikan dua kali klaim penalti yang seharusnya dimiliki oleh pemain Roma. Bandar Bola.